Penelitian Mahasiswa
Hubungan usia dan paritas dengan kejadian kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil di UPT Puskesmas Kuok Tahun 2024
PROGRAM STUDI S1 KEBIDANAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI
Skripsi, Desember 2025
RAHMIYANTI
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN
KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DI UPT PUSKESMAS KUOK
TAHUN 2024
xi + 55 Halaman + 7 Tabel + 4 Skema + 9 Lampiran
ABSTRAK
Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi
yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan, persalinan, serta
berdampak pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan paritas dengan kejadian KEK pada ibu
hamil di UPT Puskesmas Kuok tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain
kuantitatif dengan pendekatan case control. Sampel terdiri dari 47 ibu hamil sebagai
kelompok kasus (KEK) dan 47 ibu hamil sebagai kelompok kontrol (tidak KEK). Data
diperoleh dari rekam medik dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji
Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara
usia dengan kejadian KEK (p-value = 0,013; OR = 3,611), yang berarti ibu hamil dengan
usia berisiko (35 tahun) memiliki peluang tiga kali lebih tinggi
mengalami KEK. Terdapat pula hubungan signifikan antara paritas dengan kejadian KEK
(p-value = 0,028; OR = 2,988), dimana ibu dengan paritas ≥3 memiliki risiko hampir tiga
kali lebih besar mengalami KEK. Dapat disimpulkan bahwa usia berisiko dan paritas
tinggi merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di
UPT Puskesmas Kuok. Diperlukan peningkatan edukasi gizi, pemantauan status gizi ibu
hamil, serta intervensi kesehatan yang tepat sasaran untuk mencegah terjadinya KEK.
Kata kunci : KEK, ibu hamil, usia, paritas.
| S004674 | 05 25-03 | Perpustakaan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai | Tersedia - Indonesia |
Tidak tersedia versi lain