Penelitian Mahasiswa
Pembuatan permen jeli galaktogogue ekstrak daun kelor (Moringa oleifera)dan pepaya (carica papayal) untuk ibu menyusui
ABSTRAK
Nadilah Husnida (2024): Pembuatan Permen Jeli Galaktogogue Ekstrak
Daun Kelor (Moringa oleifera) dan Pepaya (Carica papaya L.) untuk Ibu Menyusui
Daun kelor dan buah pepaya memiliki efek galaktogogue melalui peningkatan hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan dalam proses laktasi. Senyawa aktif seperti alkaloid, polifenol, steroid, dan flavonoid yang terkandung dalam kedua bahan tersebut berkontribusi dalam merangsang produksi Air Susu Ibu (ASI). daun kelor dan pepaya yang mengandung flavonoid sebagai camilan fungsional bagi ibu menyusui. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu: P0 (0%:100%), P1 (33%:67%), P2 (50%:50%), dan P3
(67%:33%) antara ekstrak daun kelor dan pepaya. Analisis proksimat dan kadar flavonoid dilakukan di Laboratorium Universitas Riau, sedangkan uji organoleptik dilakukan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan One Way ANOVA. Hasil uji organoleptik dari 25 panelis menunjukkan bahwa formulasi terbaik adalah P1 (33% ekstrak daun kelor : 67% ekstrak pepaya). Kandungan gizi per 100 gram permen jeli terpilih meliputi kadar air 66%, kadar abu 0,3%, kadar gula reduksi 10,7%, dan flavonoid sebesar 54,45 mg. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permen jeli galaktogogum dapat menjadi alternatif camilan sehat yang berpotensi meningkatkan produksi ASI melalui kandungan senyawa aktif yang dimilikinya.
Kata kunci: Daun Kelor, Galaktogogue, Permen Jeli, Pepaya, Uji Organoleptik
| S004598 | 07 25-23 | Perpustakaan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai | Tersedia - Indonesia |
Tidak tersedia versi lain